Kami merekomendasikan tentang Bursa Judi Bola, Taruhan Bola, Agen Bola, Judi Bola, Sbobet, Agen Sbobet, Judi Bola Online, Bola Online, Judi Online, Taruhan Togel, Agen Togel, Judi Togel, Daftar Togel, Link Alternatif Togel, Promo Judi Online, Togel Hongkong, Prediksi Toto Singapur, Result Togel, Poker Online,Agen Poker,Agen Judi Poker, Game Bandar Ceme,Agen Judi Kiu Kiu, Dewapoker, yang pastinyah dapat dipercaya.
BACA JUGA :
Preview Game 4 Houston Rockets Vs Golden State Warriors
Ihsan Mustofa Kembali Buka Asa Tim Thomas Indonesia
Servis Sering Disalahkan Jadi Alasan Kekalahan Marcus Kevin
Anthony Ginting Bawa Tim Thomas Indonesia Ungguli Thailand
Marcus Kevin Kalah Tim Thomas Indonesia Vs Thailand Imbang
LONDON – Penampilan profesional kedua Daniyar Yeleussinov atau pertarungan perdananya di Inggris berakhir dengan kemenangan. Petinju kelas welter asal Kazkhstan itu merebut kemenangan angka atas petinju Hungaria, Zoltan “Sticky Man” Szabo.
Berlaga sepanjang enam ronde di York Hall, London, Rabu (6/6) malam waktu setempat, Yeleussinov memperlihatkan kecepatannya saat dia menjotos Szabo dengan pukulan dari semua sudut.
Meskipun mendapatkan sejumlah serangan dari Yeleussinov, Szabo masih mampu berdiri teguh di atas ring. Pertempuran ini pun berakhir dengan skor 60-54 untuk keunggulan Kazakh Thunder.

Dengan kekalahan dari Yeleussinov, kini Szabo menorehkan catatan 24 kemenangan (10KO) dan 12 kekalahan. Sedangkan, Yeleussinov, petinju kidal berusia 27 tahun, membukukan catatan 2-0, 1KO.
April lalu, Yeleussinov menjalani debut profesional dengan kemenangan TKO atas Noah Kidd di Brooklyn, Amerika Serikat. Petinju yang begitu mengkilap di tingkat amatir itu rencananya akan kembali naik ring pada akhir bulan depan di O2 Arena, London.

Yeleussinov pada pekan lalu sempat menyatakan bahwa dia berhasrat untuk memiliki yang lebih baik lagi dari seniornya, Gennady “GGG” Golovkin, yang menguasai sejumlah sabuk juara kelas menengah.
“Golovkin sangat terkenal di Kazakhstan dan ketika orang mengatakan Kazakhstan, mereka semua mengatakan GGG. Itu adalah salah satu tujuan saya juga. Ketika orang mengatakan Kazakhstan, saya ingin mereka mengatakan nama saya,” kata Kazakh Thunder saat diwawancarai Sky Sports.